Observasi ke salah satu nasabah penjual daging ayam
Hai sobat, sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungannya pada situs blog ini. Perkenalkan nama saya Devi Ardhani atau biasa dipanggil Devi. Saya merupakan seorang mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi negeri yang sedang mengambil prodi ekonomi syariah. Saat ini saya masuk semester ke 6, dan pada saat ini juga saya melakukan kegiatan magang. Nah, kebetulan saya magang di magang di Bank Mitra Syariah Gresik, disini saya mendapat berbagai pengalaman baru yang saya sendiri belum dapatkan di bangku perkuliahan.
Baiklah sobat, magang kali ini sangat berbeda dengan magang saya dulu waktu SMK Dimana saya diposisikan di dalam laboratorium. Tapi kali ini saya mendapat pengalaman baru yaitu terjun langsung kelapangan dan menjumpai puluhan orang baru. Yaitu PASAR, dimana saya menjumpai berbagai sifat, karakter dan umur seseorang. Oke, bisa dikatakan saya mendapat tugas untuk observasi atau penelitian tentang calon nasabah yang ada di sekitar pasar.
Sobat, kita kembali fokus ke judul diatas. Jadi, hari ini saya bertemu dengan salah satu nasabah yaitu seorang ibu penjual daging ayam yaitu ibu Sunarti, beliau biasa berjualan dari jam 4 subuh sampai jam 10 pagi. Ibu Sunarti sudah berjualan lebih dari 5 tahun, beliau berjualan di salah satu stand di pasar yang awalnya saya kira usaha tersebut milik beliau sendiri, ternyata usaha berjualan daging ayam itu milik bosnya dan ibu Sunarti tersebut sebagai karyawannya. Dulu, beliau ditempatkan di pasar inpres, setelah adanya pandemi beliau di tempatkan di pasar swasta yang jaraknya pun tidak jauh dari pasar inpres(pasarnya bersebelahan). Ketika saya tanya “ibu, kemarin sempet ada pandemi untuk omset/pemasukannya apakah ada penurunan?” Kemudian beliau menjawab dengan tegas “ yaa pasti nak, pasti mengalami penurunan, bukan hanya ibu saja yang merasakan mungkin semua pedagang juga merasakannya nak”.
Sebenarnya ibu Sunarti tidak hanya berjualan daging ayam melainkan beliau juga berjualan tempe. Kemudian saya tanya lagi “kesannya ibu ketika menabung di Bank Mitra apa si bu? Apa yang ibu rasakan?” Beliau menjawab “yaa enak nak, jadi ibu punya simpanan kalau suatu saat nanti lagi butuh jadi gak bingung. Kalau mau ambil uangnya pun tinggal ngomong sama petugasnya yang tiap hari ke tempat ibu, nanti uangnya langsung disiapkan”. Percakapan kamipun lumayan lama, dan akhirnya pun saya berpamitan tidak lupa saya meminta dokumentasi sama beliau, dengan senang hati beliau mau berfoto sama saya. Terimakasih yaa bu.
Sekian dulu sob cerita untuk hari ini, semoga saya makin rajin untuk membuat blog blog selanjutnya. See u next blog!
Stay safe and stay healthy.
Comments
Post a Comment